Tangerang – Di tengah tekanan biaya energi dan ketidakpastian pasokan bahan bakar minyak (BBM), industri tekstil mulai mengubah strategi logistik dengan beralih ke kendaraan listrik. Langkah ini tak hanya menekan biaya, tetapi juga mempercepat transisi menuju operasional ramah lingkungan.
Salah satu pionirnya adalah PT Primarajuli Sukses, anak usaha PT Ever Shine Tex Tbk, yang mulai mengoperasikan armada truk listrik untuk distribusi di wilayah Jakarta hingga Bandung. Implementasi ini didukung oleh penyedia ekosistem kendaraan listrik KALISTA.
Direktur Ever Shine Group, Michael Sung, menegaskan bahwa keputusan ini merupakan langkah antisipatif terhadap gejolak energi global.
“Kami menjawab tantangan kelangkaan BBM dengan langkah strategis melalui adopsi kendaraan listrik sebagai armada operasional. Dari hasil uji coba, biaya bahan bakar bisa ditekan hingga 40 persen,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Sebanyak enam unit truk listrik kini digunakan untuk menunjang distribusi ke berbagai mitra besar, sekaligus mengurangi ketergantungan pada BBM. Selain efisiensi energi, perusahaan juga mencatat penurunan emisi hingga 30 persen serta efisiensi biaya operasional bulanan mencapai 27 persen.
Direktur Pengembangan Bisnis KALISTA, Yoga Adiwinarto, menilai langkah ini menjadi sinyal kuat perubahan di sektor industri.
“Ini bisa menjadi referensi bagi industri lain untuk mulai beralih ke kendaraan listrik melalui ekosistem yang terintegrasi,” katanya.
Transformasi ini menunjukkan bahwa tekanan krisis energi justru mendorong inovasi di sektor industri. Adopsi truk listrik kini tak hanya soal keberlanjutan, tetapi juga strategi efisiensi jangka panjang yang mulai dilirik berbagai pelaku industri di Indonesia.
