sindonasional.com – TPK Bagendang Bumiharjo memanfaatkan triwulan pertama 2026 untuk memperkuat fondasi operasional di tengah dinamika arus logistik, sebagai langkah awal mendorong peningkatan kinerja pada semester II tahun ini.
Sepanjang periode tersebut, terminal mencatat arus bongkar muat sebesar 25.063 TEUs. Angka ini mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya, seiring perubahan pola distribusi barang dan aktivitas industri di awal tahun.
Branch Manager PT Meratus Line Kumai & Sampit, M Arif Wicaksono, mengungkapkan penurunan kunjungan kapal terjadi akibat kepadatan di pelabuhan asal. “Beberapa kapal harus dialihkan ke pelabuhan lain, namun kondisi ini mulai membaik dan kami optimistis throughput akan meningkat dalam waktu dekat,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Menanggapi kondisi tersebut, TPK Bagendang Bumiharjo mempercepat sejumlah langkah strategis, mulai dari optimalisasi lapangan penumpukan, peningkatan utilisasi alat, hingga penguatan perencanaan operasional untuk mempercepat waktu sandar kapal.
Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menegaskan triwulan pertama menjadi momentum transformasi. “Fokus kami pada efisiensi operasional dan kolaborasi dengan stakeholder agar produktivitas terminal terus meningkat,” katanya.
Memasuki April, terminal memastikan kesiapan operasional dari sisi SDM, peralatan, dan sistem layanan guna mengantisipasi peningkatan aktivitas logistik. Dengan langkah tersebut, TPK Bagendang Bumiharjo optimistis kinerja akan membaik dan tetap menjaga kelancaran distribusi logistik di Kalimantan.
