Skip to content
Kamis 25 Juni 2026

Horor Alas Lali Jiwo di Film Petaka Gunung Welirang Angkat Teror Mistis Jawa

Redaksi Sindo Nasional Juni 24, 2026

sindonasional.com – Industri film horor Indonesia mulai menunjukkan pergeseran arah dengan menghadirkan cerita yang lebih dekat dengan realitas dan pengalaman nyata. Film Petaka Gunung Welirang menjadi salah satu contoh bagaimana kisah pendakian diangkat tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga refleksi budaya dan psikologis manusia saat berhadapan dengan alam.

Film ini mengangkat perjalanan lima sahabat yang awalnya mendaki untuk merayakan kelulusan, namun berubah menjadi pengalaman penuh teror saat memasuki kawasan misterius Alas Lali Jiwo. Nuansa horor yang dibangun tidak hanya berasal dari sosok gaib, tetapi juga tekanan mental, rasa takut, dan konflik internal antar karakter.

Pendekatan tersebut dinilai menjadi warna baru dalam genre horor, di mana elemen survival dan mitos lokal dipadukan secara lebih kuat. Gunung sebagai latar cerita tidak hanya menjadi lokasi, tetapi juga simbol batas antara logika manusia dan kepercayaan yang hidup di masyarakat.

Sutradara Indra Gunawan menekankan bahwa pengambilan gambar di lokasi yang merepresentasikan jalur pendakian asli dilakukan untuk menghadirkan suasana yang lebih autentik. Sementara itu, produser Chand Parwez Servia menyebut film ini membawa lapisan emosi yang memperkuat keterikatan penonton dengan cerita.

Selain menghadirkan teror mistis seperti suara gamelan tanpa sumber dan penampakan makhluk tak kasat mata, film ini juga menyoroti pentingnya menjaga etika saat berada di alam bebas. Cerita yang terinspirasi dari pengalaman nyata ini menjadi pengingat bahwa pendakian bukan sekadar petualangan, tetapi juga perjalanan yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan rasa hormat terhadap alam.

Dijadwalkan tayang mulai 2 Juli 2026, Petaka Gunung Welirang memperkuat tren horor Indonesia yang tidak lagi hanya mengandalkan jump scare, tetapi juga menghadirkan cerita yang lebih dalam, kontekstual, dan dekat dengan pengalaman masyarakat.

Share: